Penyebab Perceraian Bukan Karena Tidak Jodoh, Tapi!

"Keyword" "penyebab perceraian menurut para ahli" "penyebab perceraian dalam islam" "penyebab perceraian di indonesia" "data penyebab perceraian di indonesia" "penyebab perceraian di indonesia 2019" "faktor ekonomi penyebab perceraian" "faktor penyebab perceraian menurut psikologi" "dampak perceraian"
Penyebab Perceraian Bukan Karena Tidak Jodoh, Tapi!
Assalamualaikum

Saya ingin tanya kang terkait perceraian. Jadi gini, ada 2 pendapat yang saya tampung dari teman2 saya terkait penyebab perceraian. Pertama, orang cerai itu karena mereka tidak jodoh. Kedua, orang cerai itu karena mereka tidak tahan uji. Dari kedua pendapat diatas, mana kang yang paling tepat ???
Dari : Nida Nurma Utami
 
Jawaban:

Waalaikumsalam Wr. Wb
Terima kasih Mbak atas pertanyaannya yg luar biasa. Semoga kita selalu diberi perlindungan oleh Allah SWT.

Baik. Kalau melihat dari pertanyaan tersebut, pada dasarnya kita hanya disuguhkan sebuah pendapat. Dimana, pendapat itu bisa disampaikan oleh siapa saja. Siapa saja boleh berpendapat, bisa benar dan juga bisa salah, intinya seperti itu.

Namun meski demikian, pendapat juga ada pembagiannya, diantaranya adalah pendapat yang berdasar, dan pendapat yang tidak berdasar. Pendapat yang berdasar berarti pendapat itu memiliki sumber rujukan, sehingga memiliki kekuatan tersendiri, kekuatan dalam hal kevalidan data. Dimana data yang kuat itu adalah data yang memiliki banyak sumber yang terpercaya. Sedangkan pendapat yang tidak berdasar, berarti pendapat ini tidak ada sumber rujukan. Secara kasar bisa disebut omong kosong. 


Dari sini kita dapat membedakannya terlebih dahulu, antara pendapat yang memiliki dasar/sumber dan pendapat yang tidak bersumber.
Inti awalnya seperti itu. Nah, selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah, sumber pendapat itu dari mana ? Kalau pembahasannya tentang keislaman tentu kita akan merujuk pada Alquran, Hadits, dan kesepakatan para Ulama (Ijma' dan Qiyas). Ini kalau kita membahas tentang permasalahan hukum.

Kembali ke pertanyaan. Karena tadi Mbak.nya bertanya tentang "pendapat mana yang paling tepat", antara tidak jodoh dan tidak tahan uji (mungkin lebih tepatnya, tidak kuat cobaan), maka bisa kita lihat terlebih dahulu, dari kedua pendapat tersebut, kira-kira yang memiliki dasar kuat yang mana ? Apakah salah satu, atau justru keduanya ?

Jadi perceraian itu pada dasarnya terjadi karena hubungan antara suami dan istri sedang diuji oleh Allah dengan suatu masalah. Nah, masalah itu banyak, contoh yang sering terjadi adalah percek-cokan, suami sering marah, akhirnya istri tidak betah. Istei sering marah-marah, ganti suaminya yang tidak betah. Dan karena suami istri sama-sama marah, akhirnya semuanya jadi gak betah. Ada juga karena kondisi keuangan, suami terlalu lama menganggur, akhirnya cerai, suami suka kentut saat tidur pun, karena istrinya tidak suka, bisa jadi tuh perceraian.

Namun yang paling mendasar dari penyebab perceraian itu adalah bagaimana cara suami atau istri menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapi. Apakah mereka bisa menyelesaikan dengan bijak atau tidak. Selama mereka bisa menyelesaikannya dengan bijak, maka bisa dipastikan hubungan suami istri akan terus harmonis sampai akhir hayat. Ini adalah solusi perceraian terbaik yang mesti dipahami.

Intinya kan gini, ada jodoh, ada takdir. Kalau jodoh itu adalah orang yang cocok menjadi suami atau istri. Kalau Takdir adalah ketentuan yang sudah digariskan oleh Allah. Dalam hal ini, Allah telah mentakdirkan kita berjodoh dengan "dia".

Artinya kita pasti akan bertemu dengan jodoh kita atas ijin Allah. Tapi kita juga harus paham, bahwa jodoh harus dicari, bukan menunggu begitu saja. Nah, ketika kita sudah mencari, dan akhirnya kita menemukan Si "A" misalnya dan menganggap dia sebagai jodoh kita, ya berarti A jodoh kita. 

Tapi bagaimana jika suatu hari nanti kita berpisah, apakah kita tidak jodoh ? Ya, bisa saja si A tetap jodoh kita, tapi kita saja yang tidak bisa menjaga jodoh kita. Jodoh itu harus diperjuangkan, dan harus kita mempertahankan. Karena jodoh itu adalah orang yang menemani kita sampai akhir hayat. 

Maka yang menjadi penting adalah bagaimana kita memilih jodoh kita sebelum akhirnya kita memutuskan untuk menikahinya, agar hubungan yang kita jalani bersama pasangan tidak sampai kandas di tengah jalan. 

Banyak hadits Nabi yang menjelaskan perihal perjodohan, diantaranya adalah hadits dari Abu Huraira r.a, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda yang artinya:

“Perempuan dinikahi karena empat faktor. Karena hartanya, nasabnya, kecantikannya dan karena agamanya. Maka menangkanlah wanita yang mempunyai agama, engkau akan beruntung.” (HR Bukhari, Muslim, al-Nasa’i, Abu Dawud dan Ibn Majah).

Hadits ini secara jelas memberikan anjuran kepada lelaki bahwa kriteria wanita yang sebaiknya dinikahi adalah wanita yang memiliki 4 hal, yakni memiliki harta, nasabnya bagus, cantik, dan memiliki agama yang baik pula. Namun yang menjadi prioritas utama adalah wanita yang berpegang teguh dengan agamanya.

Dalam hadits lain juga disebutkan
"Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.” (Hadits riwayat Muslim dari Abdullah ibnu Umar)

Jika kita memilih jodoh berdasarkan hadits diatas, maka hal itu merupakan suatu yang luar biasa yang kita dapatkan di dunia, sehingga memperoleh keluarga yang bahagia di dunia.

Sekian jawaban singkat tentang Penyebab Perceraian, semoga dapat membantu dan apabila ada kurangnya, bisa ditambahkan, dan apabila ada yang salah, bisa dikoreksi. Terima kasih.
Wassalamualaikum Wr. Wb 

Posting Komentar

0 Komentar

Ad Code