Syarat Sah, Sunnah, dan Wajib Dalam Qurban

syarat qurban, syarat sah qurban, syarat wajib qurban, syarat sunnah qurban, syarat qurban sapi, syarat qurban kambing, syarat qurban nu, syarat qurban dalam islam,

Di dalam semua bentuk ibadah, tentu ada hal-hal yang harus diperhatikan. Karena keabsahan atau diterimanya ibadah tidak bisa dilakukan begitu saja. Harus ada syarat-syarat yang harus dipenuhi. Sama hal.nya dengan aturan yang ada di dunia. Seperti contoh untuk bisa masuk dalam sekolahan, calon siswa harus memenuhi beberapa syarat. 


Demikian pula denga Qurban. Ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum kita menjalankan ibadah qurban, baik dari hukum, syarat sah, syarat wajib dan sebagainya. Maka di sini kita akan membahas tentang hal-hal yang berkaitan dengan Ibadah Qurban.

Pembagian Ibadah Qurban

Terdapat dua jenis qurban yaitu qurban wajib dan sunnah. Yang termasuk dalam Qurban Wajib adalah qurban nadzar. Contohnya apabila seseorang menyebut, "Karena Allah wajib atasku berkurban seekor kambing atau seekor unta ini" ataupun dengan menyebut "Kujadikan kambing ini sebagai qurban". 

Contoh diatas menunjukkan bahwa seseorang yang mengatakan hal demikian, maka wajib baginya untuk melakukan qurban. Karena sudah termasuk nadzar.

Sama hukumnya, baik yang menyebutnya itu seorang yang kaya atau seorang fakir. Apabila seorang faqir membeli seekor kambing dengan niat untuk diqurbankan, maka ia menjadi wajib. Ini karena membeli dengan tujuan berkurban oleh seseorang yang tidak wajib melakukannya, menjadi wajib mu'ayyanah, artinya hewan itu menjadi tertentu hanya untuk qurban, tidak boleh digunakan untuk keperluan yang lain.

Qurban Sunnah

Qurban Sunnah ialah qurban yang dilakukan oleh seseorang yang berkemampuan melakukannya, baik mukim ataupun yang musafir, yang tidak berniat nadzar atau membeli dengan tujuan qurban.

Syarat-syarat Qurban

Ada 3 Syarat yang harus dipenuhi sebelum kita melakukan Qurban, diantaranya:
1. Syarat Wajib/Sunnah Qurban
2. Syarat sah Qurban
3. Syarat mereka yang dituntut berqurban.

Syarat Wajib/Sunnah Qurban

1. Orang yang hendak melaksanakan Qurban adalah orang yang mampu, baik berupa qurban wajib maupun qurban sunnah. 
2. Orang yang dianggap mampu ialah mereka yang mempunyai harta untuk membeli binatang qurban, yang masih memiliki sisa harta untuk keperluan orang-orang yang dipenuhi kebutuhannya selama hari raya dan hari Tasyrik, karena inilah rentang waktu untuk melakukan qurban tersebut.
3. Kedudukannya sama seperti dalam masalah zakat fitrah, di mana harta yang digunakan untuk qurban masih memiliki kelebihan untuk memenuhi kebutuhan orang yang ditanggung hidupnya pada hari raya atau malamnya.

Syarat Sah Qurban

1. Hendaklah binatang yang diqurbankan itu tidak mempunyai cacat yang menyebabkan kekurangan kuantitas dagingnya ataupun menyebabkan kemudharatan terhadap kesehatan.
Contohnya cacat yang parah pada salah satu matanya, berpenyakit yang parah, pincang atau kurus yang berlebihan.
2. Hendaklah qurban itu pada masa yang tertentu yaitu lepat shalat Hari Raya Haji pada 10 Dzulhijjah hingga sebelum terbenam matahari pada akhir hari Tasyrik, yaitu pada 13 Dzulhijjah.
3. Hendaklah disembelih oleh orang Islam.
4. Orang yang berkongsi mengorbankan unta atau lembu tidak lebih dari tujuh orang di mana masing-masing menyumbangkan 1/7 bagian.

Syarat Mereka Yang Dituntut Berqurban

1. Islam
2. Merdeka
3. Aqil baligh
4. Bermukim atau Musafir
5. Berkemampuan.

Sekian pemaparan singkat tentang hal-hal yang berhubungan dengan Syarat Sah, Wajib, dan Kesunahan yang ada dalam pembahasan Qurban. Semoga bermanfaat.

0 Response to "Syarat Sah, Sunnah, dan Wajib Dalam Qurban"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel